Profil Prodi Hukum Keluarga (HK)

PROGRAM SUDI HUKUM KELUARGA (HK)

Ketua Prodi : Dr. Adudin Alijaya

Sekretaris Prodi : Ahmad Ropey, SH., MH.

 

 Sejarah Singkat Program Studi

Keberadaan Program studi pada sebuah institusi pendidikan tinggi pada hakikatnya merupakan elemen penting dalam menentukan parameter perkembangan dan geliat institusi. Asumsi sederhananya dapat diprediksi bahwa semakin banyak program studi, maka semakin mapan pula tingkat manajerialnya, dan dinamika keilmuannya dapat dikategorikan progresif. Di sisi lain, fakta tersebut dapat merepresentasikan adanya kemampuan institusi dalam merespon peluang ke depan, dan harapan serta tuntutan dari masyarakat luas.

Kehadiran program studi Ahwal Syakhshiyah (d/h Peradilan Agama/ Qadla) pada STAI Miftahul Huda Subang, pada awalnya merupakan hasil kajian internal dan eksternal, dan adanya tuntutan regulasi yang menggiring STAI Miftahul Huda Subang untuk membuka prodi tersebut. Kajian itu akhirnya ditindak lanjuti dengan melakukan pendekatan kepada tokoh formal dan informal di lingkungan Kabupaten Subang.

Berdasarkan hasil audiensi dan semakin menguatnya dukungan dari berbagai pihak, maka pada tanggal tanggal 01 Juni 1994 diterbit-kanlah SK Ketua STAI Miftahul Huda Subang Nomor: 275/SK/STAI-SK/ VI-1994, tentang Pendirian Program Studi Peradilan Agama/ Qadla (Syari’ah). Dengan hadirnya program studi baru ini, secara otomatis telah merubah nomenklatur STIT (Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah) menjadi STAI (Sekolah Tinggi Agama Islam).

Dalam perkembangan berikutnya, Prodi Ahwal Syakhshiyah pada STAI Miftahul Huda Subang dengan berbagai upaya melakukan peningkatan berbagai aspek menyangkut akademik maupun non akademik. Dengan potensi yang ada, sejak dibukanya program studi Ahwal Syakhshiyah pada STAI Miftahul Huda Subang, kepemimpinan program studi dapat digambarkan dalam tabel berikut ini:

 

No.

Tahun Nama Ketua Prodi

Alamat

1.

1994-1999

Drs. H. Ena Supena Pamanukan

2.

1999-2004

Prof. Dr. H. I. Nurol Aen, M.A. Bandung

3.

2004-2009

Drs. H. Cecep Fachrurozi Pamanukan

4.

2009-2014

Adudin Alijaya, S.Ag. Pamanukan

5.

2014-2019

Adudin Alijaya, M.Pd.I Pamanukan

 

Dalam perkembangannya, Prodi Ahwal Syakhshiyah pada STAI Miftahul Huda Subang telah melewati assesmen oleh BAN-PT sebanyak 3 (tiga) kali, dengan rincian sebagai berikut:

 

No.

Tahun SK Akreditasi

Nilai

1.

2000

012/BAN-PT/Ak-IV/12/2000 C

2.

2011

025/BAN-PT/Ak-XIV/S1/IX/2011 C

3.

2016

1904/SK/BAN-PT/Akred/S//IX/2016 C

4.

2021

10753/SK/BAN-PT/Ak-PJJ/S/IX/2021 C

 

Sesuai dengan kebijakan pemerintah, dalam hal ini Keputusan Menteri Agama nomor: 33 tahun 2016 Gelar Akademik Perguruan Tinggi Keagamaan, tertanggal 9 Agustus 2016, istilah Program Studi Ahwal Syakhshiyah dikondisikan dengan bahasa nasional, sehingga nomenklaturnya disesuaikan dengan peraturan yang ada, sehingga menjadi progam studi Hukum Keluarga Hukum Keluarga, dengan gelar akademik Sarjana Hukum (S.H.).

  Visi, Misi, dan Tujuan

Visi

Program Studi Hukum adalah:

“Menjadi Program Studi Hukum sebagai Salah Satu Pusat Pengembangan Ilmu Hukum Keluarga Islam yang Handal dan Bermartabat Terkemuka di Wilayah Purwasuka (Purwakarta, Subang, dan Karawang) pada Tahun 2022”

 Misi

Program Hukum Keluarga STAI Miftahul Huda Subang mengemban kegiatan:

  1. Menyelenggarakan pendidikan akademik dan profesional yang inovatif dan efektif dalam bidang Hukum Keluarga Islam.
  2. Melaksanakan penelitian yang inovatif dalam bidang Hukum Islam.
  3. Mengembangkan keilmuan bidang Hukum Keluarga melalui kegiatan akademik.
  4. Menyebarluaskan hasil kajian keilmuan bidang Hukum Keluarg

Tujuan

Dalam rangka mengemban misi tersebut, Program Studi Hukum Keluarga STAI Miftahul Huda Subang bertujuan :

  1. Menghasilkan Praktisi Hukum Islam yang profesional.
  2. Menghasilkan Sumber Daya Hukum Islam yang yang produktif dan kompetitif.
  3. Memberikan kontribusi pemikiran pada pengembangan hukum Islam.
  4. Menghasilkan kajian keilmuan yang memberikan pengaruh pada wacana dan praktek Hukum Keluarga

Profil Lulusan

No.

Profil Lulusan

Deskripsi Profil Lulusan

1.

Praktisi Hukum Islam Sarjana hukum Islam yang berkepribadian baik, berpengetahuan luas dan mutakhir yang mampu melaksa-nakan tugas umum sebagai praktisi hukum Islam, dan tugas khusus sebagai praktisi sebagai praktisi hukum keluarga sesuai dengan etika keislaman, keilmuan, dan keahlian.

2.

Penghulu Sarjana hukum Islam yang berkepribadian baik, memiliki kemampuan kerja, penguasaan pengetahuan, kemampuan melaksanakan kegiatan pengawasan nikah/ rujuk menurut agama Islam dan kegiatan kepenghuluan, yaitu pelayanan dan konsultasi nikah/ rujuk, serta pengembangan kepenghuluan sesuai dengan etika keislaman, keilmuan, dan keahlian.

3.

Penyuluh Agama Islam Sarjana hukum Islam yang berkepribadian baik, memiliki kemampuan kerja, penguasaan pengetahuan, kemampuan melaksanakan kegiatan penyuluhan berdasarkan ajaran agama Islam, etika keislaman, keilmuan, dan keahlian.

4.

Asisten Peneliti Hukum Islam Sarjana hukum Islam yang berkepribadian baik, berpengetahuan luas dan mutakhir di bidangnya serta mampu melaksanakan tugas dan dan bertanggung jawab sebagai asisten peneliti bidang hukum keluarga dan hukum Islam pada umumnya berlandaskan ajaran dan etika keislaman, keilmuan, dan keahlian.

  Peluang Kerja

  1. Tenaga kerja ahli di lingkungan Mahkamah Agung (Hakim, Jaksa, Panitera dan Jurusita pada Peradilan Negeri dan Peradilan Agama);
  2. Tenaga kerja ahli di lingkungan Kementerian Agama (Penghulu, Penyuluh, Staff Pegawai pada Lembaga KUA dan Kantor Kementerian Agama Wilayah Kabupaten, Provinsi dan Pusat);
  3. Tenaga Kerja Ahli di Lingkungan Kementerian Hukum dan Ham (Kemenkumham)
  4. Tenaga Kerja Ahli pada berbagai Kantor Lembaga Bantuan Hukum;
  5. Konsultan Hukum dan Pengacara (Advokat);
  6. Tenaga Kerja bidang Analis Hukum pada berbagai Lembaga dan Kementerian;
  7. Asisten Peneliti Hukum pada berbagai Lembaga dan Kementerian.

About admin